anugerah

Menjadi seorang aDeLiNa adalah sebuah anugerah. Apapun yang kudapat, apapun yang kumiliki, apapun yang terjadi pada diriku, di waktu lalu, sekarang atau pun nanti akan tetap selalu menjadi sebuah anugerah.

aDeLiNa kecil seingatku bukan aDeLiNa yang nakal. Cengeng iya, tapi tidak nakal, itu yang aku ingat. aDeLiNa kecil adalah seorang yang tukang jajan, sekarang pun masih, cuma lebih perhitungan:)

aDeLina kecil bukan anak manja. Aku mandiri dan bisa bertanggung jawab atas diriku sendiri dan hal2 yang dipercayakan kepadaku, alhamdulillaah rasanya sampai kini pun masih. Kata Ibu, aDeLina kecil termasuk anak pintar di kelas, namun aku tidak merasa seperti itu karena seingatku aku kerap merasa kepayahan untuk menjadi seorang pelajar yang berprestasi, dan ternyata memang…beranjak remaja nilai-nilaiku bukannya meningkat membaik malah merosot drastis. Tapi aku tidak sesali itu, semua itu tetap lah sebagian dari anugerah.

Ketika cita-citaku untuk masuk IPA supaya aku bisa lanjut kuliah di Kedokteran kandas, aku tetap bersyukur walau beberapa waktu sempat sedih, namun yang namanya jalan hidup kusadari bukan sepenuhnya aku yang menentukan. Alhamdulillaah dengan kuliah di Sastra, bukan Kedokteran, insya Allah ilmuku tetap dapat  bermanfaat buat banyak orang. Sekali lagi itu adalah anugerah.

Kini tetap akan kujalani hidupku yang penuh dengan anugerah dan berharap semoga ridhoNya selalu menyertaiku.

4 Syawal 1428 H

…aDeLiNa

Leave a Reply