Maksiat

Tinggalkan maksiat wahai saudaraku
Walaupun Engkau begitu menyayangi dan mencintainya
Engkau pasti akan kesulitan, aku yakin itu
Tapi keteguhan hati bisa menguatkanmu

Dearest Tuhanku yang kusayang
Hidupku laksana perahu yang terombang-ambing
Angin membawanya pergi, menggoyangnya ke kanan dan ke kiri
Aku berusaha mengatur layar agar perahuku tidak karam

Maha suci Engkau ya Allah
Aku kerap berpikir mampu untuk semua ini
Namun sulit juga ternyata bagiku
Aku selalu diganggu pikiran-pikiran menjijikkan dan menggemaskan

Tiada yang dapat kuperbuat
Hanya kupanjatkan doa untuknya
Berharap ada pintu untuk keluar di sana
Sampai kapan sampai hari akhir nanti

Cinere 2 Desember 2007
Teruntuk seseorang di sana

Leave a Reply